Apa Itu Capaian Pembelajaran (CP)?
Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi yang ditetapkan pemerintah secara nasional sebagai target belajar peserta didik pada akhir suatu fase, menggantikan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dipakai di Kurikulum 2013. Berbeda dari KI-KD yang dirinci per kelas per semester, CP dirancang per fase — sehingga satu dokumen CP berlaku untuk beberapa tingkatan kelas sekaligus.
Untuk mata pelajaran IPA, Fase D mencakup jenjang SMP/MTs kelas 7, 8, dan 9. Artinya, CP IPA Fase D adalah dokumen yang sama yang jadi acuan guru di ketiga kelas tersebut, dan gurulah (bersama tim di sekolah) yang menentukan bagaimana capaian itu dibagi menjadi target belajar tiap kelas lewat penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
2 Elemen CP IPA Fase D
CP IPA Fase D disusun dalam dua elemen besar yang saling melengkapi — satu berkaitan dengan konten sains yang dipelajari, satu lagi berkaitan dengan cara berpikir dan bekerja ilmiah.
Elemen Pemahaman IPA (Sains)
Elemen ini berkaitan dengan pemahaman konsep-konsep sains yang menjadi isi materi pembelajaran, mencakup empat area besar yang kemudian diturunkan menjadi bab-bab di buku teks:
- Makhluk hidup dan proses kehidupan — termasuk pertumbuhan, sistem organ tubuh, dan pewarisan sifat.
- Zat dan perubahannya — termasuk struktur zat, reaksi kimia, dan sifat-sifatnya.
- Energi dan perubahannya — termasuk gaya, tekanan, listrik, kemagnetan, dan energi alternatif.
- Bumi dan antariksa — termasuk fenomena kebumian dan isu-isu lingkungan.
Elemen Keterampilan Proses
Elemen ini berkaitan dengan kemampuan berpikir dan bekerja secara ilmiah (inkuiri), yang dilatih lewat setiap kegiatan praktik dan penyelidikan di kelas, terdiri dari enam sub-keterampilan:
| Sub-Keterampilan | Contoh Penerapan di Kelas |
|---|---|
| Mengamati | Mencatat perubahan warna dan gas pada percobaan reaksi kimia sederhana. |
| Mempertanyakan dan memprediksi | Menyusun dugaan sebelum praktikum, misalnya memprediksi hasil persilangan Mendel. |
| Merencanakan dan melakukan penyelidikan | Merancang langkah percobaan sederhana untuk menguji hipotesis. |
| Memproses dan menganalisis data | Mengolah hasil pengukuran jadi tabel atau grafik, lalu menarik kesimpulan. |
| Mengevaluasi dan refleksi | Menilai apakah hasil percobaan sesuai prediksi, dan mencari penyebab kalau berbeda. |
| Mengomunikasikan hasil | Mempresentasikan laporan praktikum di depan kelas. |
Dua elemen ini idealnya tidak diajarkan terpisah — satu topik sains sebaiknya selalu dibungkus dengan kegiatan yang melatih keterampilan proses, bukan sekadar dihafalkan.
Cakupan CP untuk Kelas 7, 8, dan 9
Karena CP bersifat umum untuk satu fase, sekolah biasanya membagi cakupan materi ke tiap kelas mengikuti pola berikut (bisa sedikit berbeda antar penerbit buku teks):
- Kelas 7 — pengukuran, klasifikasi makhluk hidup, zat dan wujudnya, suhu dan kalor, ekosistem.
- Kelas 8 — sistem organ tubuh (gerak, pencernaan, pernapasan, peredaran darah), cahaya dan alat optik, tekanan zat.
- Kelas 9 — pertumbuhan dan perkembangan, sistem koordinasi dan reproduksi, tekanan zat lanjutan, listrik-magnet, reaksi kimia, pewarisan sifat dan bioteknologi, isu lingkungan.
Pembagian di atas mengikuti urutan yang dipakai buku teks Kurikulum Merdeka terbitan Kemendikbudristek, dan menjadi dasar penyusunan rangkuman materi IPA kelas 9 di situs ini.
Cara Menurunkan CP Jadi ATP dan Tujuan Pembelajaran
CP sifatnya masih umum, sehingga tidak bisa langsung dipakai mengajar di kelas. Guru perlu menurunkannya lewat beberapa tahap berikut:
- Baca dan pahami elemen CP yang relevan dengan topik yang akan diajarkan pada fase tersebut.
- Susun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun berurutan secara logis dari awal sampai akhir fase, biasanya disusun bersama tim guru mata pelajaran di sekolah.
- Rumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) untuk tiap topik atau bab, dalam bentuk kompetensi yang spesifik dan bisa diukur, misalnya "Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup."
- Gunakan TP sebagai dasar modul ajar untuk satu topik atau bab pembelajaran.
Bagaimana CP Diterjemahkan Jadi 7 Bab di Buku Teks
Elemen Pemahaman IPA pada CP Fase D itulah yang menjadi dasar penyusunan 7 bab pada buku teks IPA kelas 9 — mulai dari Bab 1 (Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, bagian dari elemen makhluk hidup) sampai Bab 7 (Isu-Isu Lingkungan, bagian dari elemen bumi dan antariksa). Guru yang ingin memastikan pembelajarannya selaras dengan CP bisa mengecek kembali rangkuman 7 bab materi IPA kelas 9 sebagai peta cepat sebelum menyusun ATP dan modul ajar per bab.
Pertanyaan Seputar Capaian Pembelajaran IPA Fase D
Apakah CP IPA Fase D sama untuk kelas 7, 8, dan 9?
Ya, CP disusun per fase (bukan per kelas), sehingga satu dokumen CP IPA Fase D berlaku untuk kelas 7, 8, dan 9 sekaligus. Guru dan penyusun ATP di tiap sekolah yang menentukan bagaimana capaian ini dibagi ke tiap tingkatan kelas.
Apa beda CP dengan ATP?
CP adalah capaian yang ditetapkan pemerintah secara nasional per fase, sifatnya umum. ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) adalah turunan dari CP yang disusun oleh guru atau satuan pendidikan, berupa rangkaian tujuan pembelajaran yang lebih rinci dan berurutan sesuai kondisi sekolah masing-masing.
Di mana bisa mengunduh dokumen resmi CP IPA Fase D?
Dokumen resmi CP tersedia di Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan situs Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek. Halaman ini adalah rangkuman independen untuk memudahkan pemahaman, bukan salinan dokumen resmi.